oleh

Temuan Bawaslu, 3334 Pemilih Bermasalah Satu ASN Diduga Tidak Netral

RADARLUWURAYA – Badan Pengawas Pemilu Kecamatan Wara Barat Kota Palopo menggelar Koordinasi Pengawasan Pemilu Partisipatif di Hotel Harapan, Jalan Mangga, Kelurahan Dangerakko, Kecamatan Wara. Kamis (8/11/2018) Siang.

Koordinasi Pengawasan Pemilu Partisipatif ini digelar dalam rangka pemilihan DPR, DPD dan DPRD serta Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019 dengan tema ‘bersama rakyat mengawasi pemilu, bersama bawaslu ingatkan keadilan pemilu’.

BACA JUGA : Lurah Dibekali Penyusunan Dan Pendayagunaan Data Profil Kelurahan

Ketua Panwascam Wara Barat, Irsal Adi Hamid dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat melakukan pengawasan dan juga berpartisipasi dalam menegakkan keadilan pileg dan pilpres 2019 mendatang.

Dalam kegiatan ini Komisioner Bawaslu, devisi PHL Ahmad Ali hadir sebagai narasumber. Ali menegaskan dalam menegakkan keadilan pemilu, masyarakat mesti ikut berpartisipasi melakukan pengawasan terhadap terhadap kepemiluan kedepannya.

BACA JUGA : Peringati Tragedi Walmas Berdarah, Imwal Tolak Luteng Jadi Jualan Politik

“Kinerja kami di Bawaslu bisa lebih maksimal jika semua elemen masyarakat turut berpartisipasi dalam melakukan pengawasan terhadap pelanggaran-pelanggaran pemilu,” harapnya.

”Kami di Bawaslu masih terus merekomendasikan data yang menjadi temuan, Bawaslu melakukan rekomendasi perbaikan pemilih ke KPU. Begitupun diproses kampanye, peserta pemilu yang melakukan pelanggaran seperti memasang APK pada wilayah yang tidak sesuai sonasi dan ukuran APK tidak sesuai aturan yang telah ditentukan oleh penyelenggara,” jelas Ali.

BACA JUGA: RMS Legowo tak Garap Luwu Timur

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Palopo, DR Asbudi Dwi Saputra yang juga hadir sebagai narasumber, pada kegiatan itu, menyebutkan bahwa pada tahapan kampanye kali ini, pihaknya telah menemukan beberapa temuan pelanggaran yang dilakukan oleh peserta pemilu. Seperti temuan pada pemilih tetap yang bermasalah sebanyak 3334 pemilih.

”Yang menjadi temuan kami di Bawaslu sebanyak 3334 Pemilih bermasalah dan telah direkomendasikan ke KPU, dan sudah ada salah satu ASN yang kami proses karena terduga tidak netral,” ungkapnya.

“Jika masyarakat menemukan pelanggaran dalam Penyelenggara peserta pemilu pada tahapan kampanye ini, harus cepat disampaikan ke Bawaslu agar cepat disikapi,” tambah Asbudi. (john)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *